Keahlian Yang Akan Dipelajari Dari Jurusan Teknik Sipil

Pada teknik sipil, kamu juga akan mempelajari beberapa keahlian penting yang dapat dipindah tangankan (transferable skill). Keahlian ini akan mempermudah karir kamu kelak, walau kamu tidak bekerja di bidang teknik sipil:

  • Keahlian teknikal: dasar matematika dan fisika yang kuat membuat lulusan teknik sipil mengerti dengan baik sisi teknis dari suatu konstruksi. Ahli dalam angka dan berhitung menjadikan lulusan teknik siplik tenaga kerja yang menarik di banyak bidang.
  • Keahlian menyelesaikan masalah: mahasiswa teknik sipil dilatih untuk mencari masalah dan solusi dengan cepat. Mereka dituntut untuk menemukan solusi yang praktikal dan bisa diterapkan.
  • Keahlian manajemen proyek dan organisasional: mahasiswa teknik sipil dapat memprediksi dan menghitung anggaran dengan cepat.
  • Keahlian TI: mahasiswa teknik sipil sudah terbiasa dengan berbagai software rumit untuk membantu merancang bangunan, kalkulasi dan lain sebaginya.
  • Kreatif: lulusan teknik sipil harus terus berimprovisasi dan kreatif dalam memberikan solusi. Ide-ide kreatif membuat mereka menghasilkan bangunan yang lebih baik dari sebelumnya.
  • Keahlian komunikasi dan negosiasi: mampu untuk menjelaskan istilah-istilah teknik bagi klien dan anggota tim lainnya.
  • Keahlian bekerja dalam kelompok dan bekerja secara mandiri jika diperlukan.

CABANG-CABANG ILMU TEKNIK SIPIL

1. Manajemen Konstruksi    

Cabang ini mempelajari manajemen dalam sebuah pekerjaan  konstruksi, misalnya mengatur biaya atau keuangan, mengatur waktu pembangunan agar selesai tepat target waktu dan hal – hal lainnya yang  berkaitan dengan manajemen dalam perencanaan sebuah bangunan.  Dari program ini, lahirlah para manajer proyek pembangunan/perusahaan konstruksi.

2. Geoteknik

Geoteknik mempelajari struktur tempat didirikan suatu bangunan secara mendetil. Sebagai contoh, kondisi tanah merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam proyek pembangunan. Ahli geoteknik menganalisa sifat tanah dan menentukan apakah tanah di suatu tempat baik dan cocok untuk mendirikan sebuah bangunan.

3. Transportasi

Mahasiwa teknik sipil juga dibekali dengan ilmu sistem transportasi, termasuk  perencanaan dan penerapannya dalam kehidupan. Hal ini bertujuan agar lulusan teknik sipil memiliki ilmu yang dapat diterapkan dalam pembuatan jalan tol, jalan raya, kontruksi bandara, pembangunan pelabuhan dan sarana transportasi lainnya.

4. Hidrologi/Hidrolika

Mahasiswa teknik sipil juga mempelajari mengenai air. Pelajaran hidrolika ini membahas distribusi, masalah, penanganan dan pengawasan perairan. Ilmu ini kelak akan diterapkan dalam pembangunan yang berhubungan dengan bangunan air contohnya waduk, bendungan dan pelabuhan. Selain itu ilmu ini juga digunakan untuk  irigasi dan drainase kota.

5. Stuktur Bangunan 

Di dalamnya membahas tentang bahan bangunan, contohnya kaca, kayu,  baja, beton, dan lain-lain. Pembahasan ini bertujuan agar mahasiswa teknik sipil mengetahui seperti apa sifat-sifat bahan bangunan yang baik dan cocok untuk dipakai sebagai bahan suatu pembangunan. 

Yang Harus Dipahami Jika Mengambil Jurusan Teknik Sipil

Teknik Sipil

Fakultas Teknik – Sebelum menentukan jurusan atau prodi apa nanti saat kuliah, tentu calon mahasiswa harus memahami kemampuan apa yang dimilikinya. Harapannya jangan sampai salah pilih jurusan. Khusus yang sudah menentukan pilihan Prodi Teknik Sipil, maka harus mengetahui apa saja yang dipelajari di prodi tersebut termasuk prospek karier nanti.

Prodi teknik ini merupakan prodi yang memiliki banyak peminat di Indonesia sebab banyak diantara lulusannya mampu melahirkan karya hebat berupa bangunan-bangunan megah dan kokoh. Jika kamu tertarik dan memiliki minat, dan kebetulan juga kamu dari kelompok jurusan Sains dan Teknologi ( Saintek), maka tak salah jika pilih Prodi Teknik Sipil. Ada 4 hal yang harus kamu pahami jika ambil Prodi Teknik Sipil.

1. Berkaitan dengan prodi lain Mahasiswa yang ambil jurusan ini terkadang disamakan dengan Prodi Arsitektur atau Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota. Padahal, ketiga prodi ini berbeda. Namun dalam dunia kerja, ketiga prodi ini saling berkaitan. Ini bisa dicontohkan jika ketiga prodi ditaruh disuatu proyek pembangunan, maka Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota akan membuat rancangan infrastruktur yang dibutuhkan oleh suatu area dan menguji kelayanan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Kemudian, rencana itu akan dioper ke Arsitek yang bertugas merancang desain bangunan sesuai fungsi dan estetika. Hingga akhirnya, Teknik Sipil yang menerjemahkan rancangan secara teknis lalu mengeksekusi di lapangan.

2. Belajar ekonomi, hukum hingga desain Ketika kuliah, kamu tidak hanya belajar kalkulus, struktur atau konstruksi saja, tetapi di Prodi Teknik Sipil kamu juga bakal belajar ekonomi, hukum, sampai desain. Jangan sampai kamu hanya berpikir demikian atau malas untuk menghafal. Sebab, kamu juga akan belajar tentang ekonomi teknik, aspek hukum jasa konstruksi, dan computer aided design.

3. Prospek lulusan bukan tukang bangunan Banyak diantara orang yang mengatakan bahwa lulusan Prodi Teknik Sipil nanti kerjanya jadi tukang bangunan. Sebab, anak Teknik Sipil memang mempelajari tentang apa yang membuat semen berkualitas tinggi atau bagaimana sistem pipa pembuangan suatu bangunan bekerja. Di Teknik Sipil, prospek karier nanti tidak melulu soal bangunan (gedung) saja. Tetapi, ada banyak profesi yang bisa kamu coba sebagai lulusan Teknik Sipil. Baca juga: Perbedaan Prodi Ilmu Komputer dan Teknik Komputer Berikut Prospek Karier Contohnya menjadi Konsultan Konstruksi, Analis Kontrol Kualitas, Pengawas dan Penyedia Properti Pemerintah, sampai Manajer Kontrol Kualitas Sistem.

4. Harus tentukan keahlian spesifik Di prodi ini karena tidak melulu soal bangunan, maka kamu harus paham dahulu bidang keahlian yang spesifik. Karena di masa depan, kamu harus menentukan area keahlian apa yang menarik untuk kamu tekuni dan dijadikan jalan hidup. Di Indonesia, pertumbuhan pembangunan sangat pesat. Bahkan hingga beberapa puluh tahun mendatang. Jadi, kamu harus tahu dari sudut pandang Teknik Sipil, aspek pembangunan apa yang paling kamu minati.

Jadi, anda lebih tertarik ke bidang yang mana?